Tampilkan postingan dengan label Alvin and the chipmunks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alvin and the chipmunks. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Februari 2010

Alvin and the chipmunk squekquek - Tidak lebih baik dari 1

Genre : Kids and family
Score : 2 of 5 stars

Perjalanan 3 chipmunks imut yang bisa nyanyi berlanjut lagi di layar lebar. Kalo sebelumnya hanya menceritakan kisahnya dari hutan sampe ke metropolitan dan akhirnya terjebak dalam dunia showbiz, nah di sequelnya kali ini, mereka mencoba memasuki kehidupan normal laiknya "manusia biasa"

Dave mengnginkan ketiga "anak"nya juga merasakan pendidikan. Maka dikirimlah mereka ke sekolah Di sini mereka merasakan gejolak anak muda seperti teenager lainnya. berlomba memperebutkan popularitas dan perhatian para wanita-wanita muda dan cantik.

Sementara itu, Ian si tokoh Antagonis di seri 1, ternyata masih ga kapok. Kali ini dia mencari jalan agar kejayaannya bisa kembali diraih. Gayung bersambut, karena tiba-tiba ada 3 chipmunks cewek yang nyasar ke tempatnya. Nah 3 chipmunks cewe inilah yang akan menjadi saingan Alvin dan saudara2nya memperebutkan popularitas dan perhatian para chipmunks mania!

Selasa, 24 Februari 2009

Alvin and The Chipmunks - Keluarga buat Superstars Tupai


Film ini langsung mengingatkan saya dengan serial kartun yang sempat tayang di TPI waktu saya masih SD. Yang jelas saya excited banget mau tau seperti apa filmnya. Secara saya suka banget sama kartunnya.

Tiga tupai yang lincah dan menggemaskan terdampar di kota besar tepatnya di rumah Dave (Jason Lee). First impression buat Dave tentu sangat mengagetkan ketika menemukan tiga tupai bisa berbicara dan telah mengacaukan rumahnya. Awalnya mengusir the chipmunks tapi kemudian tertarik mengajaknya tinggal bersama setelah tau mereka bisa bernyanyi.

Dalam perjalanan karir mereka, Paman Liam, pemilik label recording, bermaksud jahat ingin menguasai Alvin, Simon dan Theodore, pendatang baru yang langsung meroket di dunia musik. Sayangnya karena ada kesalahpahaman antara Dave dan the chipmunks, akhirnya mereka pun mau tinggal di rumah Liam.

Dave merasa kehilangan dan mulai menyadari bahwa, The chipmunks itu adalah bagian hidupnya. Dia sangat menghawatirkan nasib mereka di tangan besi Liam. Segala upaya dilakukan agar bias kembali bersama dengan tupai-tupainya.

Seperti biasa, film animasi seperti ini selalu membawa pesan moral yang ga jauh-jauh dari kehidupan keluarga. Saya sempat terbawa emosi ikut jengkel dengan Liam, yang bertindak semena-mena. Endingnya ga bagus-bagus amat, terkesan terlalu mengejar happy endingnya. Tapi bukankah versi kartunnya juga begitu? Overall Ringan, simple dan menghibur... Apalagi mereka memang benar-benar menggemaskan.