Minggu, 01 Maret 2015

Kingsman : The Secret Service (2015)


Genre : Action
Score : 4/5

Eggsy (Taron Egerton) adalah pemuda yang hidupnya membosankan. Dia dibesarkan seorang ibu yang frustasi sejak ditinggal mati suaminya. Ibunya malah bergaul dengan seorang preman kampung, biang kerusuhan. Hingga suatu hari, Eggsy terpaksa menggunakan 'hadiah' Harry Hart (Colin Firth) karena terancam di penjara. Harry merupakah sebuah agen spy, Kingsman yang pernah diselamatkan ayah Eggsy. Karena itu pula, Harry merasa berhutang budi pada keluarga Eggsy.

Pertemuan itu membawa Eggsy ke level baru dalam hidupnya. Dia ditawarkan untuk ikut seleksi menjadi agen spy kingsman berikutnya. Sementara Kingsman sendiri sedang direpotkan dengan urusan penyelematan dunia dari pemilik jasa seluler Valentine yang ingin menguasai dunia dengan cara sadis.


***

Film ini bergenre detektif-detektifan. Awalnya gw ragu, film ini bakal menjadi another james bond atau mission impossible movie. Agen spy yang dibekali peralatan canggih terus kemudian berhasil menyelamatkan dunia. Well, ga beda jauh sih, cuma film ini terasa lebih segar. Ada beberapa unsur yang membuat film ini menjadi lebih enak dan menyenangkan untuk ditonton.

Ceritanya cukup menarik dengan menampilkan kisah sebuah Agen yang menyamar di bawah embel-embel tukang jahit. Ada unsur twist di dalamnya meski sebenarnya twist yang umum terjadi dalam film bergenre ini. Selingan jokes yan dilemparkan juga terasa segar dan lucu.

Pemainnya segar dan menjanjikan. Colin Firth dan Samuel L Jackson tentu bukan aktor cemen yang akan tampil apa adanya. They rock! Tapi beberapa pemain mudanya juga bisa mengimbangi pemain-pemain senior yang ada di film ini. Tahor Egerton dan Sophie Cookson adalah pemain baru yang terasa menonjol. Tahor Egerton bahkan masuk dalam list top 30 aktor masa depan. Dan somehow dalam beberapa kesempatan gw melihat wajah Leo Dicaprio muda di wajah Egerton.


Visual film ini juga berhasil menarik perhatian. Adegan 'peledakan kepala' (plis watch it if u want to know what i am talking about) menjadi terasa lucu padahal seharusnya itu bisa saja digambarkan seram. Adegan actionnya saya yakin akan menjadi trendmark dan kemungkinan bakal dicontoh film-film lain. Egerton bisa lihai dan fleksibel menampilkan adegan berantem dan tembak-tembakan itu dengan sangat luwes. Jempol!

Settingan film ini juga oke. Ada sentuhan klasik dari penampilan para agen, tapi tetap terasa modern. Jadi tidak kaku dan membosankan.

http://blogdesuperheroes.es/wp-content/plugins/BdSGallery/BdSGaleria/29317.jpg

Film ini diangkat dari komik, meski ceritanya tidak sama 100%, sang maestro Mathew Vaughn berhasil mengulang kesuksesan Kick Ass dan menjadikan film ini terasa lebih segar. Well, Satu kalimat terakhir highly recommended! Go watch it! Meski yang beredar di Indonesia masih banyak sensornya dengan alasan SARA.


Tidak ada komentar: