Rabu, 25 Februari 2009

KNOCKED UP – Ujang Pantry versi Hollywood

Kalau anda pernah menonton FTV Ujang Pantry – Sinetron sukses tahun lalu yang mengantarkan Ringgo dan Dina Olivia meraih piala Vidya, maka anda seolah-olah menyaksikannya lagi dalam versi Hollywod! Surprised! Tidak perlu waktu lama untuk menyadarinya kalau Knocked Up dan Ujang Pantry basically punya cerita yang sama.

Ben, tokoh utama pria, jobless dan memiliki kehidupan yang benar-benar hopeless. Secara kebetulan bertemu dengan Allison, wanita cantik dengan karir bagus dan kehidupan yang sangat tentram. Proses bertemunya benar-benar kebetulan di sebuah bar. Mereka kenalan karena ”kebetulan” Ben bersikap nice dan very gentle, minum dan mabuk bersama dan akhirnya ”berakhir” di kamar Allison. Sialnya karena dalam keadaan mabuk ada misunderstanding, sehingga karet pengaman tidak jadi dipake Ben (see, sampe di sini ceritanya sama kan dengan Ujang Pantry?)

Mereka berpisah baik-baik, biasa bule, one night stand, dan cerita berlanjut 4 minggu kemudian. Allison akhirnya mulai merasakan ”morning sick”. Panik, dia memeriksakan kondisinya dan seperti diduga POSITIVE! Allison meminta Ben mendukungnya meski mereka tidak dalam ikatan pertunangan bahkan pernikahan.

Kejadian-kejadian lucu pun terjadi, dua kehidupan yang berbeda bagai langit dan bumi dipaksa bersatu. Pertengkaran-pertengkaran pun sering terjadi dan akhirnya meruncing hingga pada usia kandungan 8 bulan, mereka memutuskan untuk berpisah. Tapi, wanita tidak akan pernah berhenti membutuhkan pria dalam kehidupan ini, begitu juga sebaliknya. Akhirnya mereka menyadari bahwa, they need each other! Tapi ga berakhir segampang itu, ada banyak yang harus mereka lakukan untuk mencapai kebahagiaan itu, Pengorbanan dan pengertian berusaha diterapkan pada masing-masing Ben dan Allison. Great story!

Hebatnya film drama romantic comedy ini berhasil menempatkan diri di peringkat 8 dalam chart top ten of Box Office America 2007 (even Spiderman 3 tidak masuk dalam chart ini – chartnya pernah saya ulas di sini). Film simple tapi banyak pelajaran yang bisa dipetik di dalamnya, terutama buat mereka yang mau berkeluarga (gw banget!) atau mereka yang usia pernikahannya memasuki saat-saat genting. So guys, watch it!

Jujur saya mau nonton film ini, karena heran aja kok bisa menembus chart box office. Satu-satunya drama komedi, yang bisa dibilang biaya pembuatannya sangat murah dibanding box office lainnya, berhasil suskes dipasaran Amerika dan menembus chart box office tadi. Pasti ada yang istimewa di film ini, dan terbukti emang bagus, lebih menarik lagi setelah nonton dan sadar bahwa ide ceritanya pernah diangkat dalam sebuah FTV tahun lalu which is dibuat jauh sebelum film ini launching, siapa nyontek siapa ya kalo begitu? Apa ada conspiracy di dalamnya? (hehehe ga mungkin banget!)

Well guys... selamat menonton, tunggu aja film ini diputar di Bioskop, atau cari aja di M2M (like i did :D)


Kalau anda pernah menonton FTV Ujang Pantry – Sinetron sukses tahun lalu yang mengantarkan Ringgo dan Dina Olivia meraih piala Vidya, maka anda seolah-olah menyaksikannya lagi dalam versi Hollywod! Surprised! Tidak perlu waktu lama untuk menyadarinya kalau Knocked Up dan Ujang Pantry basically punya cerita yang sama.

Ben, tokoh utama pria, jobless dan memiliki kehidupan yang benar-benar hopeless. Secara kebetulan bertemu dengan Allison, wanita cantik dengan karir bagus dan kehidupan yang sangat tentram. Proses bertemunya benar-benar kebetulan di sebuah bar. Mereka kenalan karena ”kebetulan” Ben bersikap nice dan very gentle, minum dan mabuk bersama dan akhirnya ”berakhir” di kamar Allison. Sialnya karena dalam keadaan mabuk ada misunderstanding, sehingga karet pengaman tidak jadi dipake Ben (see, sampe di sini ceritanya sama kan dengan Ujang Pantry?)

Mereka berpisah baik-baik, biasa bule, one night stand, dan cerita berlanjut 4 minggu kemudian. Allison akhirnya mulai merasakan ”morning sick”. Panik, dia memeriksakan kondisinya dan seperti diduga POSITIVE! Allison meminta Ben mendukungnya meski mereka tidak dalam ikatan pertunangan bahkan pernikahan.

Kejadian-kejadian lucu pun terjadi, dua kehidupan yang berbeda bagai langit dan bumi dipaksa bersatu. Pertengkaran-pertengkaran pun sering terjadi dan akhirnya meruncing hingga pada usia kandungan 8 bulan, mereka memutuskan untuk berpisah. Tapi, wanita tidak akan pernah berhenti membutuhkan pria dalam kehidupan ini, begitu juga sebaliknya. Akhirnya mereka menyadari bahwa, they need each other! Tapi ga berakhir segampang itu, ada banyak yang harus mereka lakukan untuk mencapai kebahagiaan itu, Pengorbanan dan pengertian berusaha diterapkan pada masing-masing Ben dan Allison. Great story!

Hebatnya film drama romantic comedy ini berhasil menempatkan diri di peringkat 8 dalam chart top ten of Box Office America 2007 (even Spiderman 3 tidak masuk dalam chart ini – chartnya pernah saya ulas di http://anchaanwar.multiply.com/journal). Film simple tapi banyak pelajaran yang bisa dipetik di dalamnya, terutama buat mereka yang mau berkeluarga (gw banget!) atau mereka yang usia pernikahannya memasuki saat-saat genting. So guys, watch it!

Jujur saya mau nonton film ini, karena heran aja kok bisa menembus chart box office. Satu-satunya drama komedi, yang bisa dibilang biaya pembuatannya sangat murah dibanding box office lainnya, berhasil suskes dipasaran Amerika dan menembus chart box office tadi. Pasti ada yang istimewa di film ini, dan terbukti emang bagus, lebih menarik lagi setelah nonton dan sadar bahwa ide ceritanya pernah diangkat dalam sebuah FTV tahun lalu which is dibuat jauh sebelum film ini launching, siapa nyontek siapa ya kalo begitu? Apa ada conspiracy di dalamnya? (hehehe ga mungkin banget!)

Well guys... selamat menonton, tunggu aja film ini diputar di Bioskop, atau cari aja di M2M (like i did :D)



Tidak ada komentar: