Kamis, 03 Februari 2011

SHAOLIN - Penyesalan datang belakangan

Genre : action
Score : 4.5 of 5 stars

Jenderal Hou (Andy Lau) bersama tangan kanannya Tsao Man (Nicholas Tse) bergerak terus memperluas daerah kekuasaan demi memuaskan keserakahan mereka. Kekejian, kekejaman nan bengis terus merebak keluar, tidak peduli rakyat menderita karenanya. Hingga suatu hari kekejian itu juga dilakukan di dalam kuil Shaolin yang merupakan tempat suci bagi mereka. Membunuh buronan yang lari masuk ke dalam shaolin meminta perlindungan.

Jenderal Hou kemudian terjebak dengan keserakahannya itu. Dia justru paranaoid dengan saudaranya sendiri. Dia selalu merasa kekayaan yang dimilikinya akan dirampas dengan cara culas. Karena itu dia merancang pembunuhan Song Hu, saudaranya sendiri, yang dianggap batu krikil dalam mencapai kejayaan. Tanpa disadari, Tsao Man, tangan kanan, anak didiknya, justru berbalik menjadi penghianat dan berhasil mengadu domba mereka.

Nan, putri kesayangan Hou pun menjadi korban. Isterinya marah dan pergi meninggalkannya. Hidup Hou hancur. Dia justru menjadi buronan negara dengan tuduhan penghianatan. Dia diselamatkan oleh Wu (Jackie Chan) juru masak Shaolin. Akhirnya dia putuskan bergabung menjadi biksu di Shaolin dan bertobat.

Tsao Man makin berkuasa. Kekejamannya lebih dahsyat melebihi masa pemerintahan Hou. Hidupnya penuh dengan keserakahan akan harta dan kekuasaan. Tsao man kalap ketika mengetahui Hou ternyata masih hidup dan menjadi biksu. Penyerangan ke kuil shaolin pun terjadi.



semasa kecil saya sering nonton film-film seperti ini. Hingga menyaksikan Shaolin seperti menjadi sebuah oengobat rindu akan film martial art murni jauh dari kata special effect. Apalagi pemainnya adalah pemain-pemain jadul yang tampil makin oke! Andy Lau tampil dahsyat dalam film ini. Emosinya luar biasa. Saya sampai hanyut dengan karakternya yang beriak cukup signifikan. Jacky Chan meski cuma sebagai "bintang tamu" berhasil menjadi tokoh ice breaker. Karakternya pun ga jauh-jauh amat dengan film-film dia sebelumnya. Kecewanya karena dia cuma muncul sebentar saja. Yah bisa dibilang 1/4 bagian dari total film (namanya juga special appearance). Bahkan tokohnya juga terkesan tempelan dan ga begitu penting.

Emosi film ini bener-bener terasa banget (IMO). Dinamikanya terjaga bagus. Saya bener-bener tercekat ketika melihat Hou dan isterinya histeris ketika menemukan anaknya menjadi korban. It's one of my fave scene! Sekali lagi Andy Lau tampil total!

Yang mungkin sedikit menganggu adalah potongan rambut si Tsao Man itu. Masa kini banget! Emang dulu udah ngetren ya model poni lempar kek ini?
Aduhhh dicepakin juga bakalan tetap bagus kok.

Sinematografinya juga keren. Kuil shaolin dan bukit-bukit sekitarnya terlihat sengaja di ekspose. Meski keseringan mengambil gambar dari atas. Jadi terkadang terlihat maksa.

Overall, film ini Keren!!! A must see movie bagi kalian yang suka film bergenre ini.

1 komentar:

Junaedy Yeoh mengatakan...

啊弥陀佛, kata yang selalu dikeluarkan para biara sana.
Fil yang sangat bagus dan menyentuh hati bagi saya. Apalagi lagu saat di akhir cerita (lagu Andy Lau).. Tidak menyesal menonton ini, ada makna, pembawaan cerita yang menarik dan akting para pemain yang bagus (tidak diragukan lagi). Thumbs up for this movie!