Sabtu, 23 Oktober 2010

The Karate Kid - Film Melow buat Kungfu Master

Genre : Action and Adventure
Score : 3 of 5 stars

Jacky Chan kembali beraksi lewat seorang bocah yang baru saja pindah ke China, Dre. Dre ikut ibunya karena mutasi kerja. Mereka akan menghabisi hidupnya di China. Dre pun harus beradaptasi dengan lingkungan barunya termasuk teman-teman sekolahnya.

Sialnya Dre justru bermasalah dengan "preman" sekolah karena berkenalan dengan seorang gadis cantik yang mahir bermain biola. Perseteruan itu pun berkelanjutan karena Dre juga tidak mau mengalah begitu saja. Sialnya lagi, mereka ternyata jago kungfu. Tentu saja Dre jadi bulan-bulanan mereka.

Han (Jacky Chan) pun tergerak melatih Dre agar bisa membungkam perguruan yang mengajarkan Kungfu dengan filosopi yang melenceng dari ajaran kungfu sebenarnya.

Tipikal film kompetisi. Tertindas di awal dan kemudian tertawa mengangkat tangan di akhir.
Yang menjadi catatan saya di sini Jacky Chan nya sendiri. Ini film melow pertama dia yang saya tonton. Tampangnya dalam film ini sangat kalem dan mature. Kebapakannya sangat terlihat. Tidak ada wajah konyol atau ringisan kesakitan ketika sedang berhadapan dengan musuh.



Adegan komedi khas dia pun bisa dibilang tidak ada. Ada tapi sedikit. Meski beberapa adegan berhasil membuat saya tertawa. Oia, kalo berharap Jacky Chan akan berantem dalam film ini sebaiknya siap-siap kecewa karena sepanjang 2 jam lebih berlangsung, hanya satu scene dia berhadapan dengan paa jagoan kungfu cilik itu.

Anda heran kenapa film ini berjudul "Karate" padahal yang ditonjolkan adalah kungfu? Sebenarnya film ini berjudul The Kung Fu Dream di China dan Best Kid di Japan dan Korsel. Tapi begitu didistribusikan di pasar International, judulnya berubah menjadi The Karate Kid. Mungkin lebih familiar mengingat beberapa dekade sebelumnya, pernah ada film sukses berjudul sama.

Pemilihan Jaden Smith memerankan Dre menurutku cerdas. Bocah berkulit hitam ini sangat cocok memerankan karakter Dre, selain alasan marketing yang bisa melebarkan target pasar.

Yang menjadi pertanyaan kenapa film bertarget pasar segala umur ini diselipkan adegan ciuman antara Dre dan Meiying, Gadis biola itu. Saya selalu kesal kalo menemukan film anak-anak tapi berusaha menempelkan cerita romantis di kisah anak-anak itu. Pake ciuman pula. Jadi ingat film How to train your dragon!

Aduh plis deh... hilangkan saja adegan annoying ini. Kalo mau nonton adegan beginian kita ga akan memilih film ini. Masih banyak film bergenre yang bisa menampilkan adegan begituan... Lebih komplit malah hehehe


Tidak ada komentar: