Rabu, 25 Februari 2009

From bandung With Love - Kesetiaan emang mahal harganya


Category: Movies
Genre: Drama


Semalam saya nonton film ini di rumah. Entah kenapa saya tertarik memasukkan film ini dalam daftar reveiw filmku. Yang jelas bukan karena sinematografinya, karena film ini memiliki sinematograpi yang biasa-biasa saja. Masih standar, bahkan berkesan seperti film televisi biasa.
Tapi ceritanya bagus. Mengalir dan ga ribet. Memang tidak sesarat pesan moral yang dimiliki oleh Laskar Pelangi atau Naga Bonar Jadi 2. Betul, tapi setidaknya ada pesan penting yang bisa diperoleh dalam film ini. Pesan mendasar yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Vega adalah seorang mahasiswi dengan kegiatan part time yang seabgreg. Mulai dari penyiar radio sampai sebagai copywriter di dunia broadcasting. Sebagai penyiar radio, dia memegang acara yang cukup diminati oleh masyarakat bandung. From Bandung With Love, adalah nama acaranya. Acara ini ajang curhat para mojang bandung tentang dunia cinta-cinta mereka. Dan Vega mengelola acara ini sangat serius. Saking seriusnya dia selalu riset dengan tema yang akan diangkat dalam acara radionya minggu depan. Hingga akhirnya dia mengangkat tema kesetiaan - perselingkuhan, terinspirasi oleh pengalaman Wulan, sahabatnya, yang dikhianati oleh pacarnya. Dion pacar Vega mengingatkan kalo tema ini sangat sensitif.

Cerita mulai berjalan ketika dia mulai riset dan menempatkan Ryan, Creative director - partner kerjanya dalam broadcasting, sebagai subjek risetnya. Celakanya, Ryan punya pesona yang luar biasa yang membuat Vega justru merasakan sendiri makna kesetiaan sebenarnya.

Film ini mengajarkan kita bagaimana bersyukur dengan apa yang kita peroleh. Jangan pernah mau bermain api kalo tidak ingin kepanasan bahkan terbakar. Sayangnya film ini ditutup dengan ending yang standar. Ga ada closure yang berarti setelah di pertengahan film sudah berhasil membuat saya turut gemes dan emosi memandang tokoh Vega sebagai sosok yang antagonis! Tapi memang kadang2 manusia tidak pernah bersyukur dengan sesuatu yang telah diperolehnya sampai sesuatu itu pergi meninggalkannya...

Well, 3 bintang adalah skor yang terhormat untuk film Indonesia yang semakin ga jelas dengan tema2 plagiatnya.



Tidak ada komentar: